KajianLiputanPersyarikatanRanting

Pengajian Pimpinan Ranting Se-Cabang Muhammadiyah Delanggu Bahas Islam sebagai Agama Berkemajuan

DELANGGU – Pengajian Pimpinan Ranting se-Cabang Muhammadiyah Delanggu digelar di Masjid Ar Rohmah, Kompleks MADIM BA Aisyiyah, Dukuh Kleco RT 02/RW 01, Desa Segaran, Jumat (28/8/2026) malam. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Islam sebagai Agama yang Membawa Spirit Kemajuan” dengan menghadirkan Moh. Chotib sebagai pembicara.

Pengajian dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para pimpinan ranting Muhammadiyah se-Cabang Muhammadiyah Delanggu. Dalam pemaparannya, Moh. Chotib menyampaikan bahwa perjalanan peradaban Islam mengalami dinamika, baik masa kejayaan maupun kemunduran. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari cara umat Islam memahami dan mengamalkan ajaran agamanya.

Ia mengutip pernyataan Muhammad Abduh, “Al-Islamu mahjuubun bil Muslimin”, yang secara umum dimaknai bahwa Islam dapat terhalang kemajuannya oleh perilaku atau pemahaman umat Islam sendiri.

Menurut Moh. Chotib, pemahaman Islam yang berkemajuan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan peradaban umat Islam. Karena itu, Muhammadiyah memahami Islam sebagai agama yang memiliki spirit kemajuan dan membawa kemaslahatan bagi seluruh kehidupan.

“Islam yang berkemajuan adalah agama yang membawa fungsi rahmatan lil ‘alamin,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam pengajian tersebut.

Meneguhkan Semangat Kemajuan Muhammadiyah

Dalam sesi utama, pembicara juga memaparkan kesungguhan Muhammadiyah dalam mengajak umat menuju kemajuan. Semangat tersebut, menurutnya, telah menjadi bagian dari perjalanan Muhammadiyah sejak awal berdirinya organisasi.

Salah satu pesan yang disampaikan KH Ahmad Dahlan adalah:

“Dadiyo kyai sing kemajuan lan ojo kesel-kesel anggonmu nyambut gawe kanggo Muhammadiyah.”

Pesan tersebut menggambarkan dorongan agar kader Muhammadiyah senantiasa memiliki wawasan kemajuan sekaligus bekerja dengan sungguh-sungguh dalam menjalankan gerakan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah.

Semangat serupa juga tercermin dalam pidato KH Mas Mansur pada Kongres Seperempat Abad Muhammadiyah tahun 1936 di Jakarta. Dalam pidatonya disebutkan bahwa Muhammadiyah senantiasa memajukan dan mempropagandakan Islam di Indonesia. Kemajuan agama Islam serta peningkatan derajat pemeluknya menjadi salah satu harapan Muhammadiyah.

Komitmen terhadap masyarakat Islam yang berkemajuan juga ditegaskan dalam Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-37 tahun 1968. Salah satu ciri masyarakat Islam yang menjadi tujuan Muhammadiyah adalah masyarakat yang “berkemajuan”.

LSBO Paparkan Program Kegiatan

Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Lembaga Seni dan Budaya (LSBO) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Delanggu yang disampaikan oleh Dwiwignya.

Dalam pemaparannya, LSBO menyampaikan sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari program lembaga. Salah satunya adalah kickoff sepak bola antarranting Muhammadiyah.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat semangat persaudaraan antarwarga Muhammadiyah di tingkat ranting.

Pengajian dan pemaparan program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan Muhammadiyah di tingkat akar rumput sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan Islam yang mencerahkan, mencerdaskan, dan membawa kemajuan bagi masyarakat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button