Ust. Mursidi dan Ust. Robi wakili PCM Delanggu ikuti wisuda Dai Muhammadiyah Jateng

Semarang – Sebanyak 306 kader dai Muhammadiyah dari enam kabupaten di Jawa Tengah resmi mengikuti Wisuda Sekolah Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis PWM Jawa Tengah dalam menstandarisasi mubaligh yang berilmu, bermanhaj, dan berkemajuan.
Dalam wisuda tersebut, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Delanggu turut mengutus dua kader terbaiknya, yakni Ust. Mursidi dan Ust. Muansyah Alami Robi. Keduanya dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan evaluasi Sekolah Tabligh.
Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. H. Ali Trigiyatno, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa Sekolah Tabligh bukan sekadar pelatihan singkat, melainkan proses kaderisasi dai yang serius dan berstandar tinggi. “Sebanyak 71 persen peserta dinyatakan lulus, sementara sisanya harus mengikuti pembinaan lanjutan. Ini menunjukkan bahwa Sekolah Tabligh benar-benar menjaga kualitas lulusan,” ujarnya. Ia menambahkan, kurikulum yang diterapkan mencakup retorika dakwah, psikologi dakwah, hingga penguatan dakwah digital agar para dai mampu menjawab tantangan zaman.
Ust. Mursidi, salah satu wisudawan utusan PCM Delanggu, menyampaikan rasa syukur dan harapannya usai mengikuti prosesi wisuda. “Sekolah Tabligh ini membuka wawasan kami bahwa dakwah tidak hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga memahami mad’u, konteks sosial, serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Amanah sebagai dai Muhammadiyah ke depan tentu semakin besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Tabligh PWM Jawa Tengah. Ia menegaskan kesiapan UNIMUS untuk terus menjadi pusat penguatan dakwah berbasis akademik. “Sinergi antara kampus dan persyarikatan ini diharapkan melahirkan dai yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga peka terhadap realitas sosial dan siap menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Melalui Wisuda Sekolah Tabligh ini, PWM Jawa Tengah berharap para lulusan mampu menjadi motor penggerak dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan, berkemajuan, dan memberi solusi bagi umat di tengah dinamika masyarakat modern.





