IbadahKajianLiputanTuntunan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H

Yogyakarta — Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi mengumumkan penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah berdasarkan hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penetapan ini berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagaimana diputuskan dalam Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan tahun 1445 H/2024 M dan telah ditanfidzkan melalui Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 86/KEP/I.0/B/2025.

Awal Ramadan 1447 H

Berdasarkan hasil hisab, ijtimak jelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026 M, pukul 12:01:09 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari ijtimak, sebelum pukul 24.00 UTC tidak ada wilayah di dunia yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1. Namun, setelah pukul 24.00 UTC terdapat wilayah yang memenuhi PKG 2, khususnya di daratan Amerika, dengan ijtimak terjadi sebelum fajar di New Zealand.

Dengan demikian, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M, dan berlaku secara global.

Awal Syawal 1447 H

Ijtimak jelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 M, pukul 01:23:28 UTC. Pada hari yang sama, sebelum pukul 24.00 UTC telah terdapat wilayah yang memenuhi PKG 1, yaitu dengan tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.

Berdasarkan perhitungan tersebut, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idulfitri ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

Awal Zulhijah 1447 H dan Iduladha

Ijtimak jelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Sabtu Pon, 16 Mei 2026 M, pukul 20:01:02 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari ijtimak, baik PKG 1 maupun PKG 2 tidak terpenuhi di seluruh wilayah dunia.

Oleh karena itu, 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Selanjutnya, Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H) jatuh pada Selasa Pon, 26 Mei 2026 M, dan Iduladha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh pada Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.

Penegasan Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Berdasarkan hasil hisab tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan:

  1. 1 Ramadan 1447 H: Rabu Legi, 18 Februari 2026 M
  2. 1 Syawal 1447 H: Jumat Legi, 20 Maret 2026 M
  3. 1 Zulhijah 1447 H: Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M
  4. Hari Arafah: Selasa Pon, 26 Mei 2026 M
  5. Iduladha: Rabu Wage, 27 Mei 2026 M

Maklumat ini disampaikan sebagai panduan bagi seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat luas agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketetapan yang telah ditetapkan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button